jump to navigation

Arah Gerak Perjuangan Mahasiswa Pasca Sewindu Berdirinya KM IPB Di Era Transisi September 3, 2007

Posted by pahlawanmuda in Tinta Emas Pahlawan.
trackback

Oleh : Redy Hendra Gunawan (Ketua BEM FATETA 2005-2006)

Sejak tahun 1998 ketika genderang reformasi di tabuh seluruh elemen termasuk gerakan mahasiswa (GM) turut meramaikan pesta akbar demokrasi tersebut. Dampak reformasi ini pun dirasakan juga oleh mahasiswa sebagai salah satu aktor dalam runtuhnya rezim orde baru dan munculnya rezim reformasi. Kampus-kampus pun ramai dengan ‘aksi-aksi’ yang dilakukan oleh mahasiswa. Dari mulai aksi sosial sampai dengan aksi politik.

Mahasiswa menobatkan dirinya sebagai sebuah pergerakan yang mengusung perubahan kala dihadapi kondisi yang tidak ideal di masyarakat. Muncullah tiga istilah yang merepresentasikan jiwa mahasiswa, tiga istilah inilah yang kemudian mahasiswa menyebutnya sebagai peran dan fungsi mahasiswa dalam pergerakan politik di Indonesia. Tiga peran itu adalah Agent of Change, Moral Force, dan Iron Stock. Agent of change menisbatkan bahwa mahasiswa sebagai sekelompok orang yang siap merubah kondisi-kondisi tidak ideal yang terjadi di lingkungannya menjadi kondisi ideal yang bisa membuat orang-orang hidup sesuai hak dan kewajibannya. Moral force menjadikan mahasiswa sebagai gerakan moral yang mengingatkan semua orang akan nilai-nilai keadilan, kebersamaan, kejujuran, kebenaran dan persamaan hak. Sedangkan Iron stock, bahwa mahasiswa sebagai cadangan masa depan bangsa yang akan memegang tampuk kekuasaan di negeri ini, dinobatkan sebagai pewaris-pewaris negeri yang dengan idealismenya membangun bangsa ini.

Sewindu sudah reformasi bangsa ini berjalan, sewindu sudah GM menapakan kaki-kakinya dijalanan, di ruang-ruang diskusi, di parlemen bahkan di pemerintahan. Akan tetapi, tidak ada titik terang bagi kemajuan bangsa ini. Jika kita perhatikan sebenarnya apa yang salah dengan GM. Sungguh peran dan fungsi mahasiswa yang telah diuraikan di atas seharusnya bisa mengobati lubang-lubang luka bangsa ini, tapi luka-luka itu belum terobati oleh GM. Apa yang terjadi dengan GM????

Sebuah tinjauan analitis timbul, mungkinkah sikap pragmatisme gerakan dari GM yang membuat GM tidak bisa menonjolkan dirinya (baca : memiliki bargaining position). Pragmatisme Gerakan??? Istilah baru memang, tapi sebenarnya istilah ini tidak asing lagi bagi GM, sikap hanya reaktif ketika ada kondisi tidak ideals, itulah pragmatisme gerakan. GM seakan-akan kehilangan visi saat rakyat mulai menerima dengan kondisi seperti ini. Yang terjadi GM menjadi sebuah sepeda yang tidak pernah bergerak dari tempatnya. Dia menghabiskan energi hanya untuk bergerak ditempat, jikalau bergerak satu langkah mungkin dia akan kembali ke tempat semula bahkan mungkin mundur dua langkah. Inilah kondisi yang terjadi, sehingga dampaknya barisan orang-orang yang toleran dan simpati terhadap GM yakni kaum intelektual mahasiswa menjadi berkurang. Mereka turut jenuh bahkan apatis karena orang-orang yang menjadi pendukungnya saja apatis terhadap visi gerakan. Kesimpulannya, GM tidak mempunyai visi yang jauh ke depan untuk memfasilitasi semua orang baik itu yang toleran, simpatisan, yang berminat maupun yang mendukung.

GM di atmosfer IPB

Kemudian apa yang terjadi di salah satu kampus besar di Indonesia, yaitu Institut Pertanian Bogor. Kampus yang menjadi pusat pergerakan mahasiswa Indonesia (red : katanya) selama 3 tahun terakhir. Kampus ini memang merupakan kampus teramai dengan kegiatan-kegiatan mahasiswanya. Bahkan riset salah satu LSM pendidikan mengenai citra Universitas di Indonesia, menempatkan IPB sebagai universitas yang memiliki citra yang baik dikarenakan oleh kiprah mahasiswanya di tingkat nasional. Dengan kelembagaan yang terstruktur rapi dari mulai kelembagaan tingkat pusat dan fakultas, dana kemahasiswaan yang mencapai 900 juta rupiah per tahunnya, jumlah kegiatan sampai 1100 kegiatan pertahunnya, prestasi IPB di tingkat nasional (PIMNAS, PPKM, LKTM dan lan sebagainya) dan dukungan institusi terhadap kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, membuat kelembagaan mahasiswa di IPB menjadi sangat hidup.

Bagaimana dengan pergerakan mahasiswa? Memang jika kita berbicara masalah pergerakan mahasiswa maka main stream kita langsung diarahkan kepada yang namanya ‘aksi’ demonstrasi. Padahal jika kita melihat kembali peran dan fungsi mahasiswa maka seharusnya main stream kita dari mulai sekarang harus berubah. Pergerakan mahasiswa harus ditujukan kepada tiga peran dan fungsi mahasiswa tersebut dan didasarka kepada tri darma peguruan tinggi. Sehingga kita tidak akan terkotak-kotakan masalah peran. Semua elemen mahasiswa mempunyai peran yang sama, hanya metode yang dilakukan sesuai dengan kondisi organisasi dan karakter organisasi kemahasiswaan itu sendiri. Kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial, keilmiahan, roundtable discussion, pengabdian masyarakat dan lain-lain selain ‘aksi’ demonstrasi juga merupakan pergerakan mahasiswa. Akan tetapi memang, kita tidak boleh meninggalkan peran kita sebagai moral force dengan menjadikan GM sebagai pressure group kepada pemerintah.

Terlihat setelah 8 tahun berjalan KM IPB, hanya sedikit perubahan yang terjadi di IPB. Rasanya peran kelembagaan mahasiswa dalam ini GM belum banyak terasa oleh mahasiswa. Hal ini disebabkan karena kelembagaan mahasiswa IPB tidak memiliki visi yang jelas dan terealisasi. Jika pun ada visi itu hanya menjadi sebuah pajangan legalitas sebuah AD ART saja. Apakah ini pertanda bahwa GM di atmosfer IPB akan semakin redup. Akan tetapi sebuah titik terang muncul di tengah kebingungan GM IPB, sebuah konsep gerakan pertanian mahasiswa IPB di hadirkan walau pemunculan ini tidak dirancang dari awal sehingga gemanya belum terasa. Hal ini dikarenakan GM di IPB setengah hati melaksanakan itu semua. Walaupun sunguh-sungguh tapi GM IPB tidak punya cukup waktu untuk mengurusi hal itu, karena tadi semua itu tidak direncanakan dengan matang di awal.

Dari semua yang terjadi itu, semuanya akan berujung pada kebosanan kader-kader GM yang selama ini setia. Mungkin saja akan menurun, karena mereka semakin sibuk dengan aktfitas akademisnya. Hal ini harus diwaspadai oleh kader-kader ‘inti’ GM itu sendiri. Kondisi akademik kampus IPB yang membuat ruang gerak mahasiswa IPB semakin berkurang. Sistem Mayor-Minor yang merupakan kebijakan rektor pada 2 tahun terakhir ini membuat mahasiswa memiliki paradigma berfikir yang agak berbeda dengan para pendahulunya. Akan tetapi, fenomena lain muncul saat kegiatan-kegiatan yang bersifat ilmiah mulai sangat ramai kembali. Misalnya Kegiatan PKM, LKTM, PPKM dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional.

Demi menjaga kesinambungan gerakan maka GM IPB harus memprioritaskan aktifitas gerakannya untuk mahasiswa dan masyarakan dalam bingkai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pedoman kemahasiswaan yang dikeluarkan oleh dikti harus menjadi acuan dalam memahami pergerakan mahasiswa sesungguhnya. Akan tetapi, GM IPB tidak boleh kehilangan khas pergerakan mahasiswanya yakni aksi-aksi diskusi, aksi-aksi demonstrasi menuntut kebijakan pemerintah juga harus menjadi titik tekan.

Menuju Lembaga yang Kritis, Dinamis dan Peduli

Tentunya kita tidak bisa hanya berbicara tanpa memberikan solusi untuk permasalahan kita semua. Karena hanya orang bodoh saja yang bisa memberikan sebuah kritikan tapi tidak memberikan pemecahan masalah, karena kita semua bukan problem speaker tapi kita semua problem solver. Tahun 2007 merupakan masa-masa transisi bagi IPB, agenda perubahan struktur birokrasi yang terjadi akan membuat sibuk seluruh civitas akademika IPB. Dimulai dengan perbaikan sistem mayor-minor dan jadwal terpadu, kemudian dilanjutkan dengan adanya pemilihan ketua MWA dan terakhir pemilihan rektor. Masa transisi adalah masanya mahasiswa, karena biasanya masa transisi menjadikan mahasiswa memiliki posisi tawar yang sangat baik dan menjadi kaum yang berada di tengah-tengah dan datang dengan berbagai solusi yang ditawarkan.

GM IPB harus menyusun ulang strategi gerakannya dalam menghadapi masa transisi tersebut. Ada beberapa rekomendasi untuk GM IPB bahwa mereka harus memiliki visi yang konkrit yang akan direalisasikan setiap tahunnya. Visi sangat tergantung dari pemimpinnya, pemimpin yang memiliki visi dan ‘ambisi’ yang besar untuk berkontribusi terhadap negara. Untuk mencapai lembaga yang kritis, dinamis dan peduli maka perlu dibuat blue print gerakan yang merepresentasikan peran dan fungsi mahasiswa serta berdasarkan konsensus bersama elemen-elemen mahasiswa. Beberapa hal yang substansial harus ada di dalam penyusunan blue print gerakan.

Pertama adalah Visi strategis, GM IPB hal ini lembaga kamahasiswaan IPB harus memiliki visi dan strategi yang jelas serta terarah. Sehingga memberikan arah dan fokus kerja lembaga kemahasiswaan serta efektifitas penggunaan sumber daya. Visi dan strategi yang disusun oleh masing-masing lembaga kemahasiswaan harus disesuaikan dengan keadaan, kebutuhan dan kemampuan untuk mencapainya.

Kedua, adalah Merakyat, GM IPB harus memperhatikan nilai-nilai partisipasi, transparansi, menjunjung tinggi kesetaraan dan konsensus bersama dalam melaksanakan aktifitas gerakannya. GM IPB akan lebih terasa dikalangan mahasiswa IPB dan masyarakat di sekitar kampus.

Ketiga adalah Peduli terhadap Stakeholders, Stakeholders mahasiswa sangat banyak antara lain mahasiswa itu sendiri, masyarakat, lingkungan dan masih banyak lagi. Pemerintahan mahasiswa khususnya BEM dan HIMA harus peduli terhadap permasalahan-permasalahan Stakeholders-nya. Ini wujud dari pelayanan umum, bahwa pemerintahan mahasiswa adalah public service. Untuk masyarakat BEM dan HIMA bisa mengadakan program pengabdian masyarakat sebagai representatif dari tri darma perguruan tinggi. Bentuknya bisa bermacam-macam seperti binsa desa, gerakan peduli lingkungan, pembinaan anak-anak jalanan, pembinaan UKM masyarakat, penyuluhan dan lain-lain.

Prinsip Kesepuluh adalah Kritis dan Profesionalisme, seluruh lembaga kemahasiswaan sebagai penyelenggara pemerintahan mahasiswa di kampus harus meningkatkan kemampuan dan moral peneyelengaraan roda lembaga kemahasiswaaan. Bisa dengan cara melakukan up grade pengurus dengan hal-hal yang bisa meningkatkan kemampuan teknik, penalaran dan kepemimpinan. Masing-masing lembaga kemahasiswaan memiliki kurikulum pengembangan pengurus, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan masin-masing lembaga kemahasiswaaan. Sehingga dalam memberikan pelayanan kemahasiswaan dapat dilaksanakan dengan cepat dan bersahabat. Juga dalam penyelenggaraan kegiatan, tidak terkesan lagi asal-asalan dalam pelaksanaannya. Ini merupakan image building kelembagaan mahasiswa IPB di mata stakeholders. Tahun 2007 menjadi sebuah tahun perjuangan untuk menegakkan keadilan dan perbaikan dalam rangka pemilihan rektor 2007. GM IPB harus bisa mengambil peran yang signifikan dalam proses pengawalan agenda besar tersebut. Dalam pengawalan agenda tersebut, GM IPB harus menjaga idealisme, kritis, logis, legal dan wajar. Hal ini bisa membuat citra gerakan menjadi baik di mata mahasiswa karena berfikir secara intelektual idealis.

Komentar»

1. Boapoutbaturb - Januari 22, 2009

Hi! A good forum, glad to join you🙂

2. evetakig - Mei 23, 2009

well.. it’s like I thought!

3. BymnBorgo - Juni 23, 2009

online casino fast payout speedferries casino starlight casino schanks .suncruz casino in jacksonville location crown casino bodog casino moevenpick hotel and casino geneva .hollywood casino bay new years eve casino party .vegas strip casino codes wyndham casino nassau ford car from casino royale philly casino .it called santa ana casino employment .this .neither .sometime under hotels with casino in mauritius turning rock casino a search I pechanga resort and casino temecula compare miss marquette casino san marco hotel casino If hull quebec casino was but it contain hollywood casino careers shreveport hollywood casino outside If we ko pa casino may be roulette casino rules las vegas casino crime paragon casino And matazal casino pogo free casino morongo casino willie nelson xbox live casino Best mohegan sun casino chips about
snoqualmie casino motel harrah’s casino philadelphia .Here look naperville casino wathc hooters casino spokane wa The best of sams town casino .which .so .with Well lco casino events hotel casino beograd terazije Ok, here How indiana live casino coupon may be las vegas nevada casino map atmore alabama casino giant palace casino hyatt casino lake tahoe You could get morongo indian casino in the attached Is the .

4. outbound bogor - Oktober 9, 2014

We’re a group of volunteers and opening a brand new scheme in our community.
Your web site offered us with valuable info to work
on. You have done a formidable job and our whole group will probably be thankful to you.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: